Selasa, 22 Maret 2016

Siap-siap BaPer nonton Raksasa Dari Jogja


Siap-siap BaPer deh, alias Bawabawa Perasaan kalau nonton film Raksasa Dari Jogja. Kenapa? Cinta-cintaan ala anak muda yang biasa terjadi di sekeliling kita, atau bahkan kita sendiri juga mengalami,dikemas sangat renyah di film ini. Membuat kita senyum-senyum sendiri kalau nonton, eh gak sendiri ding, kan nontonnya berdua sama... 😂

Oke.. Raksasa Dari Jogja ini adalah film yang diangkat dari sebuah novel dengan judul yang sama. Novel karya Dwitasari ini berkisah berdasarkan true story loh... Wahh... Berarti beneran ada dong ya sosok pangeran Raksasa Dari Jogja versi Dwitasari. 

"Ya, sosok raksasa itu memang ada dalam hidup saya, tapi dia memilih menjadi pastor, dan saya tidak ingin memaksa perasaan seseorang yang ingin mengabdikan dirinya kepada tuhan" Dwitasari

Nah.. Film Raksasa Dari Jogja ini diproduksi oleh Starvision dan disutradarai oleh Monty Tiwa. Abrar yang berperan sebagai Gabriel, seorang wartawan yang gak punya teman dan bermasalah karena tulisan-tulisannya di salah satu media cetak. Dia juga seorang mahasiswa di UNY yang terancam DO (Drop Out) karena sempat bermasalah dengan kampusnya. Sementara Karina Salim yang berperan sebagai Bianka dalam film ini disandingkan dengan Abrar, tinggi besar, kebayang dong gimana kalau Karina Salim jalan di samping Abrar !? Ya.. Seperti itulah kira-kira...

Tidak hanya pas untuk remaja-remaja yang lagi puber-pubernya, tapi untuk kalangan sesepuh pun juga pas. Selain cerita cinta-cintaan ala anak muda, dalam film ini juga disisipi adanya kasus KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga). Jadi tidak terlalu membosankan kalau ditonton sama Emak-Bapak, atau Oma-Opa.

"Film ini sangat kompleks, mulai dari kisah cinta sampai konflik rumah tangga dan isu-isu politik ada. Jadi film ini cocok untuk remaja sampai kalangan orang tua" Pak Yayan Wijaya

Suasana Jogja yang melengkapi ke-BaPer-an penonton jika menyaksikan film Raksasa Dari Jogja ini. Ada yang rindu dengan kisahnya di Jogja? Atau ada yang rindu dengan kampung halamannya di Jogja? Eh, atau ada yang rindu dengan kekasihnya yang LDR-an di Jogja? Eciyeee....


Bersama Tantri;pengisi sondtrack film RDJ

Nonton aja deh Raksasa Dari Jogja tanggal 31 Maret 2016, hmm... masih lama ya tayangnya. Udah gak sabar ya bernostalgia dengan suasana Jogja... Sabtu malam di Jogja....

Save the date ya... 31 maret 2016.


Salam KOPI

Ielzha Isnawati

Minggu, 20 Maret 2016

WOW.. Film DILARANG MASUK Bagi-Bagi Hadiah 5 Juta !!!

Dilarang Masuk..!

XXI Mall Kota Kasablanka, seperti biasa KOPI (Koalisi Online Pesona Indonesia) berkesempatan untuk nonton premier film. Kali ini KOPI nonton film DILARANG MASUK..!

DILARANG MASUK..! disutradarai oleh Nayato Flo Nuala. Film yang bergenre horor komedi ini digarap oleh rumah produksi Digital Film Media. Shangker RS, produser DILARANG MASUK..! ini mengatakan bahwa film ini menonjolkan tentang persahabatan dan moral. 

Hilangnya Lisa, siswa baru di sekolah ini memicu rasa iba dari sahabat-sahabat dekatnya. Adit yang terakhir kali melihat Lisa di lantai atas sekolah berinisiatif untuk mencari Lisa bersama kelima sahabatnya. Akan tetapi lantai atas tersebut adalah lantai larangan. Akses menuju lantai tersebut pun dirantai dan bertuliskan DILARANG MASUK..!

Ada apa dengan ruangan tersebut !? Kenapa Lisa hilang setelah memasuki lantai itu !? 

Jordi Onsu, membuat film horor ini bersensasi komedi. Kenapa ? Logat bahasa Thailand yang keluar dari mulutnya itu lho... Bikin inget sama logat Thailand yang *ehm maaf* terdengar cempreng. 

Pak Yayan yang akrab disapa Pak Ian memberikan tanggapan pada film ini,
"Film ini cocok untuk ABG. Setting sekolah dan memang masa-masanya mereka"

Yova yang berperan sebagai Indah dalam film ini mengatakan "Memang slogan yang selama ini bilang peraturan dibuat untuk dilanggar itu ada benarnya, tapi ya itu, dengan melanggar peraturan kita harus terima resiko, ya seperti diteror dan lain sebagainya"

Selain Pak Ian dan Yova, Ka Arul kritikus film-film Indonesia dari media KABARINDO dan komisioner KOPI memberikan apresiasi karena film horor ini tidak mengekploitasi organ intim perempuan. Menjadi benar karena beberapa film lalu menampilkan scene-scene X demi menjual film tersebut.

Penasaran gak sama logat Jordi Onsu pakai bahasa Thailand !?

DILARANG MASUK..! Tayang 24 Maret 2016 di bioskop-bioskop Indonesia.

Tertawa kenceng plus teriak sekencengnya.. Itu kalau nonton DILARANG MASUK..!

Eh, ada kuis lho untuk film DILARANG MASUK..! ini. Hadiahnya 5 juta rupiah untuk 3 orang terpilih di 10 kota, salah satunya Jakarta. Mau dapet hadiah 5 juta? Caranya liat nih di gambar bawah ini...


DILARANG MASUK..!
Produksi : Digital Film Media
Sutradara : Nayato Flo Nuola
Produser : Shangker RS
Pemain : Maxime Bouttier
          Sahila Hisyam
          Jordi Onsu
          Yova Gracia
          Nita Soraya
          Denny Martin
          Monica Oemardi
          Reymon Khuliqh
          Jessica Torsten

Salam KOPI

Ielzha Isnawati

Kamis, 17 Maret 2016

#IBOMA2016#KOPIFENONENA


Indonesia Box Office Movie Awards adalah ajang pemberian penghargaan di dunia perfilman yang diadakan oleh SCTV. Live pukul 19.00 WIB acara ini dihadiri oleh aktor,aktris, sutradara produser dan insan yang terlibat dalam sebuah film. Andhika Pratama, Gading Marten dan Michelle Ziudith sebagai host IBOMA ini pun tidak kalah cantik dan ganteng tampil dalam busana formal elegan.

Kali ini, KOPIers berkesempatan hadir menyaksikan insan-insan terbaik negeri ini memegang piala IBOMA sebagai pemenang. Wulan Guritno, Vino G Bastian, Guntur Soeharjanto, Roy Lolang, Cesa David Luckymansyah, Avesina Soebli dan Monty Tiwa terpilih menjadi juri dalam menentukan pemenang dan yang berhak membawa pulang piala IBOMA dalam setia kategorinya.

"Menjadikan film Indonesia sebagai tuan rumah" adalah jargon yang digaungkan oleh dunia perfilman Indonesia. Tentu saja ini menjadi tantangan besar untuk produser dan crew untuk memproduksi film-fim Indonesia yang berkualitas dan tentunya menarik minat masyarakat Indonesia sendiri. Keberhasilan sebuah film memerlukan dukungan penonton yang tumpah menyaksikan pemutaran film di bioskop. Film terbaik yang masuk dalam kategori versi IBOMA ini dibuktikan dengan penjualan tiket yang mencapai angka tinggi. Alasannya adalah bahwa tingginya angka penonton dalam sebuah film menandakan film itu diterima baik oleh masyarakat. Akan tetapi sebuah film dengan jumlah penonton rendah bukan berarti film itu tidak bagus, hanya mungkin saja belum diterima baik oleh masyarakat Indonesia.


Well...
Kembali ke IBOMA,daftar nominasi yang diberikan penghargaan yaitu :
Abimana Aryasatya mendapat penghargaan Aktor dan Aktris Terlaris versi IBOMA 2016.


Kategori Film Box Office Terbaik:
-Surga Yang Tak Dirindukan
-Single
-Comic 8: Casino Kings Part 1
-Bulan Terbelah Di Langit Amerika
-Magic Hour
-Ngenest
-Di Balik 98
-3 Dara
-Negeri Van Oranje
-Air Mata Surga
*Surga Yang Tak Dirindukan sebagai juara terpilih

Kategori Pemeran Utama Pria Terbaik:
-Fedi Nuril
-Raditya Dika
-Babe Cabita
-Abimana Aryasatya
-Dimas Anggara
-Ernest Prakasa
-Donny Alamsyah
-Adipati Dolken
-Chicco Jerikho
-Richard Kevin
*Fedi Nuril sebagai juara terpilih

Kategori Pemeran Utama Wanita Terbaik:
-Laudya Cynthia Bella 
-Annisa Rawles
-Prisia Nasution
-Acha Septriasa
-Michelle Ziudith
-Lala Karmela
-Chelsea Islan
-Rianti Cartwright
-Tatjana Saphira
-Dewi Sandra
*Laudya Cynthia Bella sebagai juara terpilih

Kategori Pemeran Pendukung Pria Terbaik:
-Tanta Ginting
-Babe Cabita
-Indro Warkop
-Nino Fernandez (Pemenang)
-Rizky Nazar
-Morgan Oey
-Teuku Rifnu Wikana
-Indra Birowo
-Morgan Oey
*Nino Fernandez sebagai juara terpilih

Kategori Pemeran Pendukung Wanita Terbaik:
-Raline Shah 
-Tinna Harahap
-Sophia Latjuba
-Rianti Cartwright
-Nadya Arina
-Olga Lydia
-Alya Rohali
-Farali Khan
-Maudy Koesnaedi
-Adhitya Putri
*Raline Syah sebagai juara terpilih

Kategori Sutradara Terbaik:
-Kuntz Agus
-Raditya Dika
-Anggy Umbara
-Rizal Mantovani
-Asep Kusdinar
-Ernest Prakasa
-Lukman Sardi
-Ardy Octaviand
-Endri Pelita
-Hestu Saputra
*Lukman Sardi (Di Blik 98) sebagai juara terpilih

Kategori Penulis Skenario Terbaik:
-Alim Sudio
-Raditya Dika, Sunil Soraya, Donny Dhirgantoro
-Fajar Umbara
-Alim Sudio, Baskoro Adi
-Tisa Ts
-Ernest Prakasa
-Syamsul Hadi, Ifan Ismail
-Nataya Bagya
-Titien Watimena
-Rahabi Mandra, Titien Watimena, Lintang Pramudya Wardani
*Ernest Prakasa (Ngenest) sebagai juara terpilih

Kategori Pendatang Baru Pria Terbaik:
-Chandra Liow
-Pandji Pragiwaksono
-Hans De Kreker
-Kevin Anggara
-Arne Luintang
*Kevin Anggara (Ngenest) sebagai juara terpilih

Kategori Pendatang Baru Wanita Terbaik:
-Elvira Devinamira
-Hanna Al Rashid
-Lala Karmela 
-Melayu Nicole Hall
-Andania Suri
*Lala Karmela (Ngenest) sebagai juara terpilih

Kategori Poster Film Terbaik
-Surga Yang Tak Dirindukan
-Single
-Comic 8: Casino Kings Part 1
-Bulan Terbelah Di Langit Amerika
-Magic Hour
-Ngenest
-Di Balik 98
-3 Dara
-Negeri Van Oranje
-Air Mata Surga
*Comic 8 : Casino Kings Part 1 sebagai juara terpilih

Kategori Trailer Film Terbaik:
-Surga Yang Tak Dirindukan
-Single
-Comic 8: Casino Kings Part 1
-Bulan Terbelah Di Langit Amerika
-Magic Hour
-Ngenest
-Di Balik 98
-3 Dara
-Negeri Van Oranje
-Air Mata Surga
*Comic 8 : Casino Kings Part 1 sebagai juara terpilih

Kategori Behind The Scene Terbaik:
-Surga Yang Tak Dirindukan
-Single
-Comic 8: Casino Kings Part 1
-Bulan Terbelah Di Langit Amerika
-Magic Hour
-Ngenest
-Di Balik 98
-3 Dara
-Negeri Van Oranje
-Air Mata Surga
*Negeri Van Oranje sebagai juara terpilih

Kategori Original Sound Track Film Terbaik:
-Surga Yang Tidak Dirindukan, Krisdayanti
-Sementara Sendiri, Geisha
-Judi, Comic 8 Feat Indro Warkop
-Bulan Terbelah Di Langit Amerika, Ridho Rhoma Dan Fazura
-Magic Hour, Rendy Matari
-Mungkin, The Overtunes
-Di Balik Pintu Istana, Saint Locco
-Turning Back To You, Citra Scholastika
-Cinta Cinta Cinta, Wizzy Feat Sandhy Sandhoro
-Air Mata Surga, Dewi Sandra
*Surga Yang Tak Dirindikan, Krisdayanti sebagai juara terpilih

Kategori Ensemble Talent Terbaik:
-Surga Yang Tak Dirindukan
-Single
-Comic 8: Casino Kings Part 1
-Bulan Terbelah Di Langit Amerika
-Magic Hour
-Ngenest
-Dibalik 98
-3 Dara
-Negeri Van Oranje
-Air Mata Surga
*Single sebagai juara terpilih

Selamat ya untuk jajaran pemenang. Semoga semakin sukses perfilman Indonesia dengan aktor,aktris dan semua crew yang terlibat dalam pembuatan film.

Ayo siapa idola kamu yang belum terpilih jadi juara !? Atau malah belum masuk jadi nominator ??

Dukung terus ya idolamu, tahun depan ketemu IBOMA lagi, semoga idolamu terpilih jadi juara.
#IBOMA2016
#KOPIFENOMENA

Salam KOPI

Ielzha Isnawati

Selasa, 15 Maret 2016

Ciamis vs Paris, Komedi Romantis Wa'alaikumsalam Paris


'Waktu mampu lewati cinta, maka cinta pun mampu lewati waktu' -Wa'alaikumsalam Paris-

Kenyataan memang tak semanis impian. Wa'alaikumsalam Paris film yang diproduksi oleh Maxima Picture ini seolah menyadarkan bahwa hidup tak seindah yang dibayangkan. 

Velove yang berperan sebagai Itje memiliki obsesi untuk mengubah nasibnya dengan menikahi lelaki bule dari Paris. Clement yang diperankan oleh Nino Fernandez. Itje yang dari kecil hidup dan dibesarkan di desa Bojong,Jawa Barat sangat menaruh harapan besar dengan menikahi Clemen (baca : Klemong, ejaan Bahasa Indonesia), Ia dapat berkeliling dunia. Apalagi setelah menikah Itje akan dibawa ke Paris, tempat tinggal Clement.

Gadis Sunda bertemu dengan bujang Paris, apa jadinya? Ada kocaknya, ada betenya, ada sedihnya, ada romantisnya, dan yang pasti ada cinta dan bahagianya. 

Apa dikata ketika Itje menerima kenyataan bahwa di Paris dia tinggal di pelosok desa terpencil yang jauh dari kemegahan kota Paris. Tinggal di tengah-tengah perkebunan anggur dan tidak ada akses internet bahkan jaringan telepon. Itje yang hobi selfi cekrek sana cekrek sini terpaksa harus menahan diri dengan beribu-beribu betenya.

Seperti yang disampaikan oleh Pak Ody, Produser Maxima Picture "Film ini tidak menggurui meskipun di dalamnya banyak menyuguhkan unsur-unsur agama, tapi bukan berarti ini film religi."

Benni Setiawan sebagai sutradara dan sekaligus yang menyusun cerita untuk film ini berhasil memainkan emosi penonton. Komedi, konflik dalam setiap scene dan alurnya disetting sangat pas olehnya. Karakter Clement berhasil diperankan oleh Nino Fernandez sangat 'Pas'. Saya, sebagai penonton patut memberikan jempol untuk Om Benni (Sutradara), Pak Ody (Produser Maxima Picture) serta pemain intinya Velove dan Nino Fernandez. Kerjasama yang baik antara mereka.

Chemistry yang dibangun antara Velove dan Nino sangat menyentuh. Clement yang sabar dan setia dipasangkan dengan Itje yang bawel dan emosional (egois kalau menurut saya). Marahnya orang bawel, biasa saja ya ! Tapi marahnya orang sabar? Hmm... Dengan diamnya Clement saat marah, itu sudah meluapkan semua kemarahannya. Karena marahnya sulit diterjemahkan. 

Sampai di mana Clement setia kepada Itje? Seromantis apa mereka selama tinggal di perkebunan anggur?

Liat trailernya yuk di sini
https://youtu.be/mC7xTeh4h8k

Yuk tanggal 17 Maret 2016 siap-siap ke bioskop. Ajak pasangan romantismu ya. Buat cowok-cowok yang kewalahan ngadepin cewek bawel, ini recomended. 😂 lucu dan romantis.


Salam KOPI
Ielzha Isnawati

Sabtu, 12 Maret 2016

Acha Septriasa dalam Sarasehan#3 PMI Jakarta Timur


Sinergi KOPI dan TDB (Tau dari Blogger) mendukung kegiatan PMI (Palang Merah Indonesia) di kantor wali kota Jakarta Timur. Bpk. Krisdianto selaku pengurus PMI Kota Jakarta Timur mengawal agenda Sarasehan#3 ini sampai akhir.

Semangat dari 1000 pelajar sekaligus tergabung dalam anggota PMR se-Jakarta Timur mengisi kemeriahan agenda Palang Merah Indonesia. 

Acha Septriasa, Aktris Indonesia yang menyabet beberapa piala penghargaan pun turut hadir dan mengisi agenda sarasehan pagi tadi. Dimulai pukul 09.00-11.00 agenda sarasehan ini berlangsung. Motivasi yang disampaikan oleh Acha di hadapan 1000 pelajar ini memberikan semangat baru untuk terus berusaha dan berjuang menghadapi masa depan.

Kemeriahan 1000 pelajar ini pecah ketika Acha menyanyikan lagu 'My Heart', lagu yang dinyanyikan Acha dalam salah satu film yang dibintanginya. Para pelajar ikut bernyanyi bersama dengan Acha.

Hadir pula Pak Ody yang mewakili Maxima Picture menyampaikan pesan agar cinta terhadap produk dalam negeri salah satunya adalah bangga terhadap film Indonesia. 

'Menjadikan film Indonesia sebagai tuan rumah'

Sebagai jargonnya adalah

'Kami Palang Merah Anti DVD Bajakan, Kami Bangga Film Indonesia'

Sabtu Bersama Bapak film yang diproduksi oleh Maxima Picture dan dibintangi oleh Acha ini menjadi tema yang 'pas' dalam kegiatan sarasehan yang diselenggarakan pada hari sabtu, 11 Maret 2016 ini.

Muda,Kreatif dan Peduli menjadi dorongan semamgat yang diusung oleh Pak Krisdianto kepada anggota pelajar yang tergabung dalam PMR tersebut.

#MudaKreatifPeduli menjadi trending topic di twitter atas kerjasama KOPI (Koalisi Online Pesona Indonesia) dan TDB (Tau Dari Blogger).

Harapannya adalah kita sebagai makhluk sosial bisa lebih peduli terhadap sesama. Karena PMI tentunya mengajak dalam kegiatan sosialnya untuk kepedulian.

Salam KOPI

Ielzha Isnawati

Selasa, 08 Maret 2016

Romantis Komedi, Wa'alaikumsalam Paris !!!

                                                   Dok. KOPI
“Duh romantisnya mereka berdua (Velove Vexia dan Nino Fernandez)”
                                                          Dok.Maxima Picture
Siang ini, Selasa 08 Maret 2016, KOPIers berkesempatan NGOPI bareng sutradara, produser dan pemain film Wa’alaikumsalam Paris di markas KOPIKABARINDO, Sarinah lt.12.

Seru lho ngobrol ekslusif dengan Velove dan Nino. Berbagi cerita tentang film Wa’alaikumsalam Paris  ini tentunya. Velove dan Om Benni Setiawan (sutradara) hadir lebih dulu dari Nino. Om Benni lebih dulu bercerita mengenai pembuatan film Wa’alaikumsalam Paris ini. Mulai dari ide cerita, judul film dan perjalanan syuting selama di Paris. Film ini mulai digarap sejak bulan September 2015. Syuting dilakukan di Paris selama 20 hari dan 3 hari di Indonesia. Wahhhh... syutingnya Cuma 23 hari tapi memakan waktu 6 bulan ? ya, pasti garapan Om Benni ini gak bakalan mengecewakanlah ya.

“Setelah Toba Dream saya pengen refres dulu dari film serius jadi saya buat Wa’alaikumsalam Paris yang sedikit fun” tutur Om Benni dalam curhatnya.

“Saya ingin menunjukkan fenomena gedget yang sudah berpengaruh hingga ke pelosok-pelosok kampung. Dan saya ingin membenturkan budaya di Paris bahwa di Paris pun masih ada kampung tradisional”

Velove yang berperan sebagai Itje, orang kampung yang gak kudet, ia mengaku harus menghitamkan kulitnya demi all out akting dalam film ini. Kebayang dong Velove yang cantik putih begitu harus menghitamkan kulitnya demi perannya dalam film ini.

“Aduh Om Benni sepertinya saya malu datang premier nanti” canda Velove ketika mengingat perannya sebagai Itje dalam film bergenre romantis komedi. Ia melihat orang lain dari dirinya dalam wujud Itje.
                                                                 Dok.KOPI
Nino Fernandez hadir beberapa saat setelah Velove dan Om Benni bercerita panjang lebar mengenai film ini. Nino yang ditanya mengenai logat bahasa Perancisnya, ia Cuma bilang “Ini tantangan buat saya yang sama sekali gak bisa bahasa Perancis dan sama Om Benni saya dikasih dialog 4 halaman dalam bahasa Perancis.”

Meskipun Wa’alaikumsalam Paris ini bergenre romantis komedi, akan tetapi Maxima Picture sebagai rumah produski dalam film ini mampu menyelipkan unsur-unsur religi namun bukan berarti film ini menjadi film yang bergenre religi romantis komedi.

Lebih asik lho kalau pesan agama disampaikan dengan fun.

“Film ini bukan film yang menggurui” Tambah salah satu wakil dari Maxima Picture yang hadir dalam Ngobrol Online bersama ini.

Akhirnya pesan yang disampaikan oleh Clement (baca : Klemong, ejaan bahasa Indonesia) adalah “Uang tidak bisa membeli kebahagiaan. Kebahagiaan bukan di mana kita berada tetapi dengan siapa kita berada.”

Duh... jadi kebayang saat Velove dan Nino harus membangun kedekatan untuk memerankan sosok suami istri (Clement dan Itje) dalam film ini. Jalan-jalan bareng,makan bareng dalam suasana yang sepi dan tak banyak penduduk, ditambah suasana yang sangat romantis di kebun anggur. Oh..oh...oh... romantisnya....

Penasaran gak seromantis apa mereka berdua? Ayo tanggal 17 Maret 2016 bawa pasangan romantis kamu buat nonton Wa’alaikumsalam Paris ke bioskop biar gak kalah romantis sama Itje dan Clement. See yaa....

Liat review filmnya disini
http://isnawatiielzha.blogspot.com/2016/03/ciamis-vs-paris-komedi-romantis.html




Salam KOPI

Ielzha Isnawati